Ketua TP-PKK Ibu Anik Yulius Selvanus : ‘Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Turut Serta Dalam Pengembangan Pariwisata di Sulut

Oplus_131072

INDOPOST.CO.ID  —  Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus mendampingi Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Utara, Ny. Anik Yulius Selvanus, menjadi narasumber dalam program Dialog Bincang Kita yang tayang di Kompas TV. Dialog yang mengangkat tema “Perempuan Penggerak, Sulut Melesat” ini berlangsung di Studio Gold Kompas TV, Jakarta.

O

Dalam pertemuan ini Gubernur bersama Ibu Anik selaku Ketua Tim Penggerak PKK, berbagi strategi pembangunan untuk Sulawesi Utara (Sulut) .  Fokus utama pertemuan ini adalah pengembangan pariwisata, optimalisasi Pelabuhan Bitung, serta eksplorasi potensi blue economy.

“Kami berkomitmen untuk serius membangun pariwisata di Sulut, seiring dengan arahan langsung dari Bapak Presiden Prabowo. Dalam waktu dekat, kami juga telah menjalin komunikasi dengan Menteri Pariwisata dan sepakat untuk mempercepat pembangunan sektor ini di wilayah kami,” ungkap Ibu Anik.

Lebih lanjut, Ibu Anik menekankan bahwa pengembangan infrastruktur yang strategis harus didukung oleh pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya melalui fasilitas terhadap Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta ekonomi kreatif.

“TP-PKK Sulut berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas UMKM, terutama di sektor kerajinan tangan. Kami telah mengunjungi langsung pelaku usaha di lapangan dan melihat potensi yang sangat besar. Kami akan mendukung produk lokal ini agar bisa menjadi sumber pendapatan yang berkelanjutan bagi masyarakat,” jelasnya.

Kehadiran Ny. Anik Yulius Selvanus dalam dialog nasional tersebut pun dianggap sebagai bentuk komitmen TP-PKK Sulut untuk aktif terlibat dalam pembangunan daerah serta memperkuat peran perempuan dalam memajukan Sulawesi Utara. Melalui berbagai program dan inisiatif, diharapkan bahwa masyarakat dapat merasakan dampak positif dari pembangunan yang berkelanjutan.

Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, Sulawesi Utara semakin memantapkan langkahnya menuju pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

(Ls)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *